Solo Traveler

    • Home
    • About
    • Destinations
    • _Jogja
    • _Lampung
    • _Jawa Tengah
    • _Jawa Timur
    • _Lain-lain
    • Others
    • _Videos
    • _Articles

    Bali merupakan destinasi wisata paling terkenal di Indonesia bahkan ke dunia. Eksotika alam terutama pantai dan budayanya yang sangat kental mampu menarik wisatawan dari berbagai belahan dunia.

    TripAdvisor sebagai salah satu sumber informasi wisata terbesar dan terpercaya, dimana seseorang dapat menemukan ulasan tentang hotel, restoran dan tempat tujuan wisata lainnya mengadakan sebuah ajang “Travelers’ Choice Award 2017.” Dari ajang tersebut, Bali terpilih menjadi destinasi wisata terfavorit di dunia. Dalam keterangan resminya TripAdvisor menulis “Pulau Bali di Indonesia adalah destinasi favorit bagi wisatawan yang menginginkan petualangan dan suasana santai. Perairan di lepas pantai Bali yang berpasir putih sangat cocok untuk menyelam, sementara hutannya yang lebat dengan populasi kera dan candi tersembunyi menanti untuk dijelajahi. Telusuri jalan berbatu ke puncak Gunung Batur. Pemandangannya yang sangat memukau akan membuat perjalanan Anda tidak sia-sia. Setelah itu, manjakan diri Anda dengan pijat yang menyegarkan di salah satu spa mewah di Bali.”

    Daftar 25 destinasi terbaik pemenang TripAdvisor Travelers’ Choice Award 2017 adalah sebagai berikut :
    1.    Bali (Indonesia)
    2.    London (Inggris)
    3.    Paris (Perancis)
    4.    Roma (Italia)
    5.    New York (AS)
    6.    Crete (Yunani)
    7.    Barcelona (Spanyol)
    8.    Siem Reap (Kamboja)
    9.    Praha (Republik Ceko)
    10. Phuket (Thailand)
    11. Istanbul (Turki)
    12. Jamaika
    13. Hoi An (Vietnam)
    14. St Petersburg (Rusia)
    15. Roatan (Bay Islands)
    16. Marrakech (Maroko)
    17. Ambergris Caye (Belize)
    18. Rio de Janeiro (Brasil)
    19. St Maarten (St Martin)
    20. Playa del Carmen (Meksiko)
    21. Dubai (Uni Emirat Arab)
    22. Grand Cayman (Cayman Island)
    23. Kathmandu (Nepal)
    24. Bora Bora
    25. Cusco (Peru).

    Ulasan 10 besar pemenang bisa dilihat disini.
    Continue Reading

    Pariwisata saat ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian orang. Pariwisata pun tumbuh dan berkembang dengan cepat, namun ga banyak yang tahu tentang peringkat pariwisata Indonesia di tingkat dunia.

    Dalam laporan terbaru Travel & Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dirilis oleh World Economic Forum (WEF), tahun ini daya saing pariwisata Indonesia naik delapan peringkat dari 50 ke peringkat 42. Sebuah prestasi yang luar biasa setelah tahun 2015 lalu daya saing pariwisata Indonesia juga naik cukup signifikan dari peringkat 70 ke peringkat 50. Ada 14 elemen yang dinilai oleh TTCI antara lain :
    1.     Business Environment
    2.     Safety and Security
    3.     Health and Hygiene
    4.     Human Resources and Labour Market
    5.     ICT Readiness
    6.     Prioritization of Travel & Tourism
    7.     International Openness
    8.     Price Competitiveness
    9.     Environmenalt Suistainability
    10.  Air Transport Infrastructure
    11.  Ground and Port Infrastructure
    12.  Tourist Service Infrastructure
    13.  Natural Resources
    14.  Cultural Resources and Business Travel

    Dari 14 elemen tersebut ada beberapa elemen yang membuat indeks daya saing Indonesia menjadi rendah, antara lain environmental sustainability, health and hygiene, tourist service infrastructure, ICT (Information and Communication Technology) readiness, safety and security dan ground and port infrastructure. Sedangkan elemen yang membuat indeks daya saing Indonesia meningkat antara lain price competitiveness, prioritization of travel and tourism (penetapan pariwisata sebagai prioritas pembangunan oleh pemerintah), natural resources (keanekaragaman alam dan biota Indonesia), international openness (kebijakan bebas visa kunjungan dari 15 negara menjadi 169 negara) dan cultural resources and business travel (adanya situs bersejarah seperti Borobudur, Prambanan).

    Untuk memperbaiki peringkat Indonesia kedepan, Kementerian Pariwisata tahun ini mempunyai 3 prioritas kerja yang tentu saja mengacu kepada TTCI yaitu Go Digital, Homestay dan Air Connectivity. Targetnya tahun 2019 adalah masuk ke peringkat 30 besar. Untuk itu diperlukan dukungan dari banyak pihak karena sektor pariwisata melibatkan banyak sektor. Kementerian Pariwisata pun kemudian meluncurkan konsep Indonesia Incorporated, yakni mengelola sektor pariwisata secara bersama-sama dengan kementerian lain. Selain solid, speed dan smart, Menteri Pariwisata Arief Yahya mempunyai formula untuk mendongkrak pariwisata Indonesia yang disebut dengan formula 3C, yakni confidence (yakin bahwa pariwisata Indonesia mampu berkompetisi dan bersaing dengan negara lain), credibility (Indonesia semakin diakui oleh negara lain), dan calibration (membandingkan fakta di lapangan dengan kriteria dan standar dunia).

    Performance overview Indonesia menurut sesuai rilis Travel & Tourism Competitiveness Index Tahun 2017 adalah sebagai berikut : 


    Performance overview Indonesia tersebut bisa dilihat secara lengkap bisa dilihat disini
    Continue Reading

    Wilayah Indonesia sangatlah luas mulai dari Sabang sampai Merauke, dan setiap provinsi memiliki keunikan dan keunggulan masing-masing. Tetapi kalau bicara tentang pariwisata Indonesia tentu tak lepas dari Bali, ga ada yang mampu menandingi eksotika alam dan budaya masyarakatnya yang sangat kental. Travellers' Choice Awards 2017 yang diadakan TripAdvisor pun menobatkan Bali sebagai destinasi wisata terbaik dunia.
    Seiring perkembangan sektor pariwisata, sudah saatnya Indonesia ga hanya bergantung kepada Bali, namun bukan berarti mengantikan posisi Bali sebagai ikon utama pariwisata Indonesia, tetapi berusaha menciptakan “Bali Baru.” Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata pada akhir tahun 2015 mencanangkan 10 Bali Baru yang akan menjadi prioritas pengembangan pariwisata Indonesia. Kesepuluh destinasi prioritas ini akan dipoles sedemikian rupa agar bisa selevel dengan Bali sehingga mampu menunjang target 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019. Menurut Menteri Pariwisata, Arief Yahya istilah "Bali" digunakan karena Bali dianggap sebagai ikon pariwisata Indonesia di mata dunia yang sudah memiliki popularitas dan untuk menekankan bahwa di Indonesia masih banyak destinasi wisata lain yang ga kalah dari Bali yang bisa dikunjungi. Kesepuluh Bali Baru tersebut adalah:
    DANAU TOBA (SUMATRA UTARA)
    Danau yang terbentuk karena aktivitas vulkanis ini terletak di Provinsi Sumatra Utara dan merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara (panjang 100 km dan lebar 30 km). Saat ini Danau Toba masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Sumatera Utara, selain karena adanya sebuah pulau vulkanik di tengahnya (Pulau Samosir), pemandangan dan sunset di danau ini sangat indah.

    TANJUNG KELAYANG (BANGKA BELITUNG)
    Belitung merupakan gudangnya pantai yang menawan. Salah satu pantai menawan tersebut adalah Tanjung Kelayang, sekitar 27 km dari pusat Kota Tanjung Pandan. Hamparan pasir putih dan bebatuan cadas besar menjadikan pantai ini memiliki ciri khas tersendiri. Selain itu Tanjung Kelayang memiliki air yang jernih berwarna biru kristal. Kawasan Belitung saat ini berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

    KEPULAUAN SERIBU (DKI JAKARTA)
    Kepulauan Seribu merupakan kepulauan eksotis di ujung Kota Jakarta dengan pulau-pulau kecil yang cantik. Selain menjadi resort island, kepulauan ini dikenal sebagai taman nasional laut dengan cagar laut seluas 106 ribu kektar. Kepulauan Seribu dapat dicapai dengan menggunakan kapal dari Marina Ancol.

    TANJUNG LESUNG (BANTEN)
    Tanjung Lesung merupakan semenanjung alami di ujung barat Pulau Jawa, tepatnya di Desa Tanjung Jaya, Kabupaten Pandeglang Banten. Pantai Tanjung Lesung terkenal dengan panorama alamnya yang indah, pasirnya yang putih dan pemandangan bawah lautnya yang menawan. Kawasan Tanjung Lesung saat ini berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

    BOROBUDUR (JATENG)
    Candi Borobudur merupakan candi Budha terbesar di dunia dan menjadi salah satu keajaiban dunia. Candi yang dibangun oleh Raja Samaratungga dari dinasti Syailendra pada abad ke-8 ini terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, sekitar 40 km dari Jogja. Guna mendukung Candi Borobudur sebagai destinasi wisata prioritas, semua fasilitas dan pelayanan akan dibuat berstandar internasional dan memenuhi standar bintang empat.

    BROMO, TENGGER, SEMERU (JATIM)
    Gunung Bromo merupakan gunung berapi aktif di Jawa Timur yang terletak di 4 kabupaten yaitu Malang, Probolinggo, Pasuruan dan Lumajang. Di taman nasional yang memiliki luas 50.276 hektar ini terdapat sekitar 137 jenis burung, 22 jenis mamalia dan 4 jenis reptilia. Kawasan ini juga menjadi satu-satunya tempat konservasi yang memiliki laut pasir seluas 5.250 hektar yang berada pada ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut.

    MANDALIKA (NUSA TENGGARA BARAT)
    Keindahan alam yang didominasi pantai-pantai indah membuat Mandalika sangat menarik untuk dikunjungi. Terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Mandalika akan dikembangkan menjadi lokasi wisata MICE seperti Nusa Dua Bali. Mandalika sudah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata 24 tahun lalu, namun proyek pengembangan kawasan wisata seluas 1.035 hekar itu terhenti.

    LABUAN BAJO (NUSA TENGGARA TIMUR)
    Labuan Bajo adalah sebuah kota nelayan dengan pelabuhan kecil yang berada di ujung barat Pulau Flores dan merupakan pintu masuk ke Taman Nasional Komodo. Labuan Bajo menawarkan pesona alam yang cantik dan beragam aktivitas wisata lainnya seperti Pulau Padar, Pulau Rinca dan Pink Beach. 

    WAKATOBI (SULAWESI TENGGARA)
    Wakatobi merupakan singkatan dari 4 nama wilayah yaitu Wangi-wangi sebagai ibukota kabupaten, Kalidupa, Tomia dan Binongko. Wakatobi merupakan salah satu spot menyelam terbaik yang ada di Indonesia. Keindahan Kawasan Taman Nasional Wakatobi sebenarnya sudah terkenal di mancanegara terutama setelah Ekspedisi Wallacea dari Inggris pada 1995 yang menyebutkan bahwa kawasan di Sulawesi Tenggara ini sangat kaya akan spesies koral. Meski demikian, Wakatobi masih kurang mendapat kunjungan jika dibandingkan dengan spot-spot menyelam lainnya.

    PULAU MOROTAI (MALUKU UTARA)
    Pulau Morotai merupakan pulau paling utara di Indonesia, berdekatan dengan Negara Filipina.  Pulau Morotai mendapat julukan “Mutiara di Bibir Pasifik” karena lokasinya yang berada di Samudera Pasifik. Pulau indah ini memiliki banyak pantai menarik, landai, berpasir putih, berair jernih dan berombak tenang yang akan menggoda banyak orang untuk berenang.
    Selain menetapkan 10 Bali baru sebagai destinasi wisata prioritas, saat ini Pemerintahan Indonesia juga sedang gencar mempromosikan tagline Pesona Indonesia atau Wonderful Indonesia dan menggelar berbagai event di berbagai negara untuk menjaring wisatawan mancanegara ke tanah air. Pembangunan infrastruktur untuk kemudahan akses menuju destinasi wisata juga sudah mulai dilaksanakan. Yang masih menjadi PR pemerintah saat ini adalah memperbaiki hal-hal yang menjadi kelemahan daya saing pariwisata Indonesia selama ini, antara lain environmental sustainability, health and hygiene, tourist service infrastructure, ICT (Information and Communication Technology) readiness, safety and security dan ground and port infrastructure. 
    Continue Reading
    Older
    Stories
    Powered by Blogger.

    Find Me

    • facebook
    • instagram
    • youtube

    recent posts

    Labels

    Air Terjun Articles Bantul Coretan Desa Wisata Destinations Gunungkidul Jawa Tengah Jawa Timur Jogja Lain-lain Lampung Others Palembang Sleman Soloraya Sumatra Utara Sunrise Sunset Videos

    Blog Archive

    • June 2020 (3)
    • August 2018 (1)
    • May 2018 (1)
    • October 2017 (2)
    • August 2017 (7)
    • July 2017 (8)
    • June 2017 (8)
    • May 2017 (21)
    • April 2017 (7)
    • April 2016 (2)

    Wonderful Indonesia

    Wonderful Indonesia

    Translate

    facebook instagram Twitter youtube google plus

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top